Hai Semuanya, panggil saja aku "Zain" aku 16 tahun saat aku mulai menulis ini.
ya,usia yang begitu muda untuk mengalami hal-hal ini..menceritakan banyak kisah yang ntah darimana bisa terjadi padaku.dan mungkin terlalu cepat untukku dengan berbagai masalah yang ntah bagaimana ada yang dapat terselesaikan dengan pikiran simpleku dan ada yang hilang tanpa solusi dan adapula yang masih bertahan tanpa ada jawaban atas permasalahan. aku bingung mau mulai semua ini dari mana..yang jelas ini bukan kisah yang mungkin tidak begitu merik untuk kalian tapi ini begitu menarik untukku. Kenapa? karena banyak anak seusiaku yang tidak mengalaminya bahakn jika aku menceritakan salah satu hal yang ku alami kepada temanku mereka hanya mengernyitkan dahi mereka sambil menertawaiku.
okeh cukup perkenalannnya..hehe
.
Awal kisah, dari kecil ibuku selalu menyuruhku untuk pergi mengaji setiap aku pulang sekolah.bahakn bisa dibilang ketika aku dapat nilai jelek disekolah ibuku tidak pernah memarahiku tapi kalau aku tidak pergi mengaji ibuku akan memarahiku habis-habisan. aku selalu menikmati hal kecil itu dengan rasa yang polos aku berangkat ke tempatku belajar mengaji, aku ingat sekali guruku begitu sabar mengajarkanku, dan dengan polos aku selalu memeprhatikannya dengan seksama..
aku melakukan itu bertahun-tahun tanpa bertanya kepada ibuku mengapa dia menyuruhku mengaji dan karena memang aku juga masih kecil pada saat itu..
hingga aku masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sedikit. SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) ya,masa dimana pemikiran dan kejadian ini berawal.
Tahun pertama aku di SMP ada beberapa pemikiran bocahku yang mulai hilang, entah gimana caranya akupun gatau.aku mulai memiliki beberapa teman baru. di tahun ini aku tidak begitu merasakan apa saja yang berubah selain tubuhku yang mulai meninggi. pada saat ini aku sudah tidak disuruh ibuku untuk pergi mengaji lagi entah kenapa dan aku hanya diam saja tidak banyak memepertanyakan, karena aku termasuk orng yang cukup pendiam...
sstt lanjut nanti yak..hehe
0 comments:
Post a Comment